Bab 5: Operasi Kondisi
OPERASI KONDISI
DASAR TEORI
pernyataan percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara beberapa pilihan keputusan yang ada.
A. Pernyataan IF
pernyataan if mempunyai pengertian "jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan". bentuk umum pernyataan if adalah sebagai berikut:
if (kondisi)
perintah;
> Pernyataan if-else
pernyataan if-else mempunyai pengertian "jika kondisi bernilai benar, maka perintah 1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah 2". Bentuh umum pernyataan if-else adalah sebagai berikut :
if (kondisi)
perintah1;
else
perintah2;
>Penyataan Nested if
Nested if merukan pernyataan if yang berada didalam pernyataan if yang lain. bentuk penulisan pernyataan nested if adalah:
if (kondisi)
if (kondisi);
else
(kondisi)
else
if (kondisi)
perintah1;
else
perintah2;
>Pernyataan if-else majemuk
bentuh if-else majemuk sebenarnya mirip dengan nested if. keuntungan penggunaaan if-else majemuk dibanding dengan nested if adalahbentuk penulisannya yang lebih sederhana.
if (kondisi)
perintah;
else if (kondisi)
perintah;
else if (kondisi)
perintah;
else
perintah;
B. Pernyataan switc case
pernyataan switc case ini memiliki kegunaan yang sama seperti if-else majemuk, tetapi untuk memeriksakan data yang bertipe karakter atau integer. bentuk penulisan perintah ini adalah sebagai berikut :
switch ( ekspresi integer atau karakter) {
case konstantal
perintah;
break;
case konstantal
perintah;
break;
. . . . . . . . . . . . .
Default
perintah
C. Operator ?:
Operator ?: disebut dengan conditional operator atau operator kondisi. digunakan untuk menyeleksi nilai untuk mendapatkan hasil dari kondisi yang diseleksi. bentuk penulisan :
Ekspresi ? perintah1 : perintah2
LANGKAH LANGKAH PRATIKUM
1. LATIHAN 501
Untuk menentukan besarnya potongan dari pembeli barang yang diberikan, dengan kriteria :
> jika total pembelian kurang dari Rp 150.000, maka potongan yang diterima sebesar 5% dari total pembelian
> jika total pembelian lebih dari sama dengan Rp. 150.000, maka potongan yang diterima sebesar 20% dari total pembelian.
INPUT :
OUTPUT:
2. LATIHAN 502
Suatu perusahaan memberikan komisi kepada para selesmah dengan ketentuan sebagai berikut :
> bila selesman menjual barang hingga Rp. 200.000, maka diberikan uang jasa sebesar Rp. 25.000 ditambah uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari ini.
> bila selesman menjual barang diatas Rp. 200.000, maka diberikan uang jasa sebesar Rp. 40.000 ditambah uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari ini.
> bila selesman menjual barang diatas atau sama dengan Rp. 500.000, maka diberikan uang jasa sebesar Rp. 60.000 ditambah uang komisi 20% dari pendapatan yang diproleh hari itu.
DASAR TEORI
pernyataan percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara beberapa pilihan keputusan yang ada.
A. Pernyataan IF
pernyataan if mempunyai pengertian "jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan". bentuk umum pernyataan if adalah sebagai berikut:
if (kondisi)
perintah;
> Pernyataan if-else
pernyataan if-else mempunyai pengertian "jika kondisi bernilai benar, maka perintah 1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah 2". Bentuh umum pernyataan if-else adalah sebagai berikut :
if (kondisi)
perintah1;
else
perintah2;
>Penyataan Nested if
Nested if merukan pernyataan if yang berada didalam pernyataan if yang lain. bentuk penulisan pernyataan nested if adalah:
if (kondisi)
if (kondisi);
else
(kondisi)
else
if (kondisi)
perintah1;
else
perintah2;
>Pernyataan if-else majemuk
bentuh if-else majemuk sebenarnya mirip dengan nested if. keuntungan penggunaaan if-else majemuk dibanding dengan nested if adalahbentuk penulisannya yang lebih sederhana.
if (kondisi)
perintah;
else if (kondisi)
perintah;
else if (kondisi)
perintah;
else
perintah;
B. Pernyataan switc case
pernyataan switc case ini memiliki kegunaan yang sama seperti if-else majemuk, tetapi untuk memeriksakan data yang bertipe karakter atau integer. bentuk penulisan perintah ini adalah sebagai berikut :
switch ( ekspresi integer atau karakter) {
case konstantal
perintah;
break;
case konstantal
perintah;
break;
. . . . . . . . . . . . .
Default
perintah
C. Operator ?:
Operator ?: disebut dengan conditional operator atau operator kondisi. digunakan untuk menyeleksi nilai untuk mendapatkan hasil dari kondisi yang diseleksi. bentuk penulisan :
Ekspresi ? perintah1 : perintah2
LANGKAH LANGKAH PRATIKUM
1. LATIHAN 501
Untuk menentukan besarnya potongan dari pembeli barang yang diberikan, dengan kriteria :
> jika total pembelian kurang dari Rp 150.000, maka potongan yang diterima sebesar 5% dari total pembelian
> jika total pembelian lebih dari sama dengan Rp. 150.000, maka potongan yang diterima sebesar 20% dari total pembelian.
INPUT :
OUTPUT:
Total Pembelian Rp. 149000
Potongan = 0.05 * Rp. 149000 = Rp. 7450
Besarnya Potongan Rp. 7450
Jumlah bayar = Rp. 149000 – Rp. 7450
Jumlah yang harus dibayar Rp. 141550
2. LATIHAN 502
Suatu perusahaan memberikan komisi kepada para selesmah dengan ketentuan sebagai berikut :
> bila selesman menjual barang hingga Rp. 200.000, maka diberikan uang jasa sebesar Rp. 25.000 ditambah uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari ini.
> bila selesman menjual barang diatas Rp. 200.000, maka diberikan uang jasa sebesar Rp. 40.000 ditambah uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari ini.
> bila selesman menjual barang diatas atau sama dengan Rp. 500.000, maka diberikan uang jasa sebesar Rp. 60.000 ditambah uang komisi 20% dari pendapatan yang diproleh hari itu.




Komentar
Posting Komentar